LAPORAN
PENYEHATAN MAKANAN DAN MINUMAN
(PEMERIKSAAN BORAX SECARA KUALITATIF DENGAN SAMPEL TAHU)
DISUSUN OLEH :
Nama : RIDWAN
NIM : PO.714221181.041
KELAS : D.IV 2A
POLITEKNIK KESEHATAN
KEMENTERIAN KESEHATAN MAKASSAR
JURUSAN SANITASI LINGKUNGAN
DIPLOMA SARJANA TERAPAN
1. Dasar Teori
Boraks adalah senyawa yang berbentuk Kristal, warna putih tidak berbau dan stabil pada suhu tekanan normal dan bersifat sangat beracun, sehingga boraks tidak boleh digunakan dalam pangan.
Bahan-bahan pangan yang digunakan pada makanan umumnya digunakan untuk jenis pangan yang mempunyai sifat mudah rusak. Bahan tersebut dapat menghambat atau memperlambat proses fermentasi, pengasaaman atau penguraian yang disebabkan oleh mikroba. Akan tetapi, tetapi tidak jarang produsen menggunakannya pada pangan yang relative awet dengan tujuan untuk memperpanjang masa simpan atau memperbaiki tekstur.
Penggunan pengawet dalam pangan harus tepat, baik jenis maupun dosisnya. Suatu bahan pengawet mungkin efektif untuk mengawetkan pangan tertentu, tetapi tidak efektif untuk mengawetkan pangan yang lainnya karena pangan mempunyai sifat yang berbeda-beda sehingga mikroba perusak yang akan dihambat pertumbuhannya juga berbeda.
2. Tujuan
-. Untuk mengetahui Alat dan Bahan yang digunakan
-. Untuk mengetahui cara pemeriksaan boraks secara Kualitatif
-, Mengidentifikasi sampel yang diperiksa mengandung boraks atau tidak
3. Alat dan Bahan
Cara Pertama :
Alat : Bahan :
>. Kayu/Lidi >. Kunyit
>. Tahu (sampel)
Cara Kedua :
Alat : Bahan :
>. Sendok >. Tahu (sampel)
>. Tisu >. Kunyit
>. Pisau >. Air bersih
4. Prosedur Kerja
Cara Pertama :
>. Siapkan alat dan bahan
>. Ambil kayu atau lidi kecil, pastikan kayu/lidi tersebut dalam keadaan bersih
>. Tusukkan kayu/lidi tersebut kedalam kunyit
>. Cabut kayu/lidi yang ditusukkan ke kunyit, lalu tusukkan lidi/kayu yang sudah ditusukkan kekunyit ke sampel (tahu).
>. Cabut lidi/kayu dari sampel, lalu amati pada ujung lidi/kayu tersebut. Jika bewarna kuning sampai orange kemerahan berarti positif mengandung boraks
Cara Kedua :
>. Siapkan alat dan bahan
>. Haluskan kunyit
>. Potong-potong sampel menggunakan pisau.
>. Masukkan air bersih kedalam sampel yang sudah dipotong-potong secukupnya.
>. Kemudian haluskan
>. Lalu ambil sampel yang sudah dihaluskan secukupnya, lalu diletrakkan diatas tisu denagn cara dioleskan.
>. Kemudian ambil kunyit yang telah dihaluskan, lalu oleskan di atas tisu yang telah berisi sampel yang telah dioles tadi.
>. Amati hasil dari perubahan warna pada tisu.
5. Hasil
Cara Pertama
Negatif
Cara Kedua
Negatif
6. Analisa Hasil
Dari hasil sampel yang diidentifikasi yaitu negative mengandung boraks, dikarenakan sampel tahu yang diidentifikasi dibeli langsung pada pembuat tersebut dan juga tekstur pada tahu lembek tidak kenyal, karena apabila kenyal bias jadi pangan tersebut mengandung boraks, kemudian warna pada sampel yang diamati tidak putih pucat, apabila pada pangan yang ingin diamati warna pada pangan condong pucat bisa saja pangan tersebut mengandung boraks
7. Kesimpulan
Dari pemeriksaan boraks secara kualitatif dengan menggunakan 2 cara, didapatkan 2 hasil yang sama yaitu negative mengandung boraks pada sampel yang diamati. Sehingga sampel tahu yang diamati aman untuk dikonsumsi dengan pengolahan yang tepat.Polkesmas.laporan.pemeriksaan.boraks.pada.tahu.dengan.cara.kualitatif